Kampung Warna warni

Kampung Warna Warni. Malang punya Kampung Warna warni Jodipan yang menginspirasi daerah lain untuk menata kampung jadi lebih menarik.

Sejak itulah, pemerintah memberi dukungan penuh ke program kampung warna warni yang sekarang kampungnya sudah ada sekitar 10 lebih.

Tapi kalau lihat ke lebih belakang, sebenarnya Kampung Warna Warni Jogja yang ada di sekitar Kali Codelah yang pertama ada. Cuma waktu itu memang gak seterkenal Jodipan dan warga setempat menganggapnya sebagai hal yang lumrah.

Riwayatnya sama seperti Kampung Code. Tadinya Jodipan juga wilayah yang kumuh banget bahkan masuk 11 besar kampung paling kumuh di Indonesia. Berkat ide-ide yang kreatif, disulaplah Jodipan jadi kampung yang lebih tertata dan artistik.

Sekarang, Kampung Jodipan populer di kalangan wisatawan lokal dan mancanegara. Kalau kamu suka hunting spot foto yang anti pasaran, Jodipan wajib kamu masukkan ke daftar destinasi liburan.


Foto: Instagram/ @roamforge

Alamat dan Lokasi

 Alamat lengkap Kampung Warna Warni Jodipan yaitu Desa Jodipan RT 06 RW 02, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Lokasinya persis di bawah jembatan rel kereta api. Ada 3 pilihan rute untuk sampai ke Jodipan yaitu:

  1. Dari Stasiun Kota Baru Malang cukup jalan kaki ke arah Jalan Trunojoyo – Jalan Gatot Subroto – Jembatan Brantas – ambil arah kiri – masuk gang ke Jodipan;
  2. Apabila dari Stasiun Kota Lama Malang juga cukup jalan kaki ke arah Jalan Laksamana Martadinata – Jalan Gatot Subroto – Jembatan Brantas – belok kiri – masuk ke gang yang ada di sisi kiri jalan;
  3. Selain itu, jika dari Terminal Arjosari – arah Jalan Raden Panji Suroso – Jalan Sunandar Priyo Sudarmo – belok kiri ke Jalan Panglima Sudirman – Jalan Gatot Subroto – Jembatan Brantas – ambil arah kiri kemudian masuk gang yang pertama.

 

Rute tersingkat adalah dari Stasiun Kota Lama karena cuma butuh sekitar 5 menit. Sedangkan dari Stasiun Kota Lama sekitar 8 menit dan dari terminal sekitar 20 menit.

Jam Buka Kampung Warna Warni Jodipan

 Kampung Jodipan buka setiap hari mulai jam 07.00 sampai 18.00 WIB.

 

Harga Tiket Masuk

Ternyata tempat wisata populer di Malang ini sangat murah. Harga tiket masuknya cuma Rp.3000 per orang. Setelah itu, kamu bebas berkeliling di kampung dan mengabadikan banyak momen.

 

Obyek Wisata

Kampung Jodipan punya beberapa spot wisata favorit para pengunjung. Hampir semua orang yang liburan di Malang, pasti mampir ke Jodipan karena view cantiknya viral di mana-mana.

Sejarah kampung warna warni Jodipan Malang berawal dari ide brilian beberapa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Mereka adalah mahasiswa jurusan komunikasi yang sedang melakukan penelitian lapangan.

Karena prihatin sama kumuhnya Jodipan, akhirnya mereka bikin proposal penataan kampung. Setelah disetujui, para mahasiswa bekerjasama dengan banyak pihak yang salah satunya adalah perusahaan cat asli Malang.

Awalnya sih bagian dinding rumah warga dan permukaan jalan cuma dicat warna warni sederhana. Tapi, lama-lama ada banyak tambahan dekorasi seperti mural.

Peresmian berlangsung tanggal 4 September 2016 oleh Wali Kota Malang dan banyak orang penting lain. Wah, keren banget kan?

Ternyata tanggapan masyarakat luar positif banget. Eksistensi Kampung Jodipan langsung melejit dan banyak menginspirasi daerah lain. Buktinya, 2 tahun kemudian muncul Kampung Warna Warni Jakarta yang ada di sekitar Danau Sunter.

 

Lalu, apa aja sih yang kamu bisa temukan di Kampung Jodipan Malang? Ada 5 spot paling hits dan salah satunya bahkan masih baru.

  1. Lukisan 3D

Foto: Instagram/ @lulukifayah

Mural art bisa kamu lihat di beberapa bagian dinding Kampung Jodipan. Semua lukisannya keren, lho! Bahkan banyak lukisan 3D yang sering dijadiin latar foto para pengunjung.

 

Contoh lukisan 3D pada dinding yaitu harimau, sayap kupu-kupu, air terjun, ikan hiu, gorila dan kapal. Pokoknya sebelas dua belas sama lukisan yang ada di Museum 3D Trick Art.

 

  1. Dinding Warna-Warni

Kampung Warna Warni
Foto: Instagram/ @haloyaria

View paling ikonik dari Kampung Warna Warni tentu saja dinding warna-warni. Dari kejauhan, warna-warna yang terang itu sudah menarik perhatian.

Gak ada batasan berapa jumlah warna dan jenis warna apa aja yang dipakai. Intinya, semua warna harus cerah dan gak jenisnya harus beda. Contoh warna-warnanya seperti merah, kuning, pink, biru muda, hijau, oranye, putih dan ungu.

Satu dinding selalu menggunakan warna cat yang beda jadi lebih meriah. Kamu juga bakal melihat pemandangan dinding warna-warni di Kampung Warna Warni Surabaya Bulak, Kenjeran.

Semua dinding cocok banget buat latar foto. Gak perlu kebanyakan edit, abis cekrek langsung upload juga hasilnya pasti tetap kece.

 

  1. Jembatan Kaca di Kampung Warna Warni

Kampung Warna Warni
Foto: Instagram/ @holiday.ayey

Ini nih spot di Kampung Jodipan yang masih anget diomongin yaitu Jembatan Kaca Ngalam. Panjang jembatan sekitar 25 meter dan lebarnya sekitar 1,25 meter. Semua bagian jembatan dicat warna kuning kecuali kaca panjang yang terpasang di tengah lantai jembatan.

Jembatan Kaca Ngalam ternyata jadi penghubung antara Kampung Warna Warni dan Kampung Tridi. Bagi yang belum tahu nih, Kampung Tridi itu udah terkenal sampai luar negeri.

Lumayan nguji adrenalin saat naik ke jembatan karena ukuran yang sempit. Apalagi kamu bisa lihat air Sungai Brantas karena lantai jembatan memakai kaca. Jadi berasa bagian tengahnya itu bolong.

Ternyata Jembatan Ngalam ini cukup kuat. Bisa muat beban sekitar 250 kg atau setara sama 50 orang sekaligus. Tapi sebaiknya sih kalau mau foto, antri aja ya satu-satu biar pemandangan rumah warna-warninya gak ketutupan.

 

  1. Tangga Warna-Warni

Kampung Warna Warni
Foto: Instagram/ @larissaicha

Kontur tanah di Kampung Warna Warni Jodipan gak sama rata jadi wajar kalau ada banyak tangga di jalanan kampung. Sama kayak dinding, tangga-tangga itu juga dicat pakai warna-warna cerah plus mural art yang keren.

Beda lagi kalau kamu datang ke Kampung Warna Warni Semarang yang ternyata sampai sungainya pun punya warna. Tapi bukan airnya yang diwarnai lho, ya! Kalau itu sih namanya pencemaran lingkungan.

Sungai kelihatan berwarna karena warga mengapungkan banyak bola warna-warni di sepanjang permukaan sungai. Kreatif banget, kan?

 

  1. Lorong Payung

Foto: Instagram/ @ruwindo_travel

Masih ada lagi nih yang warna-warni yaitu lorong payung. Lorong itu sebenarnya halaman yang misahin dua rumah warga. Karena sempit dan memanjang makanya mirip kayak lorong.

Payung dipasang pada bagian atap depan rumah warga Jodipan. Selain jadi teduh, lorong payung juga bisa jadi spot foto yang gak pasaran.

 

Fasilitas dalam Wisata Kampung Warna Warni

 Sebagai wisata yang sudah terkenal, Kampung Jodipan tentu punya fasilitas lengkap agar pengunjung makin puas dan betah, yaitu:

  • Toilet
  • Area parkir yang luas
  • Mushola
  • Tempat istirahat
  • Warung makan
  • Pedagang jajanan
  • Spot foto kece

 

Deskripsi Kampung Warna Warni Jodipan bikin kamu makin gak sabar datang, kan? Bagi yang tertarik, ada beberapa tips nih yang perlu diperhatikan kalau mau ke Jodipan Malang.

 

Pertama, jangan datang pas musim libur panjang kalau mau santai jalan tanpa desak-desakan. Kedua, pastikan kamu selalu bawa topi dan kacamata hitam biar gak kepanasan. Karena semua spot ada di luar ruangan.


Terakhir, pakai sepatu yang ternyaman, gak sempit dan anti slip. Kamu nanti bakal keliling kampung dan naik turun tangga. Jadi bisa kebayang dong kalau sepatu gak nyaman pasti kaki akan sakit.

Tinggalkan komentar